Persaingan yang sehat itu adalah persaingan dengan cara saling meningkatkan kualitas dan pelayanannya. Bukannya saling menjatuhkan dan saling mencaci-maki. Saya umpamakan saja seperti fenomena smartphone yang sangat berkembang dengan pesat sejak iPhone dirilis. iPhone adalah smartphone yang revolusioner pada saat itu, tetapi dia belum bisa menyaingi Nokia yang pada saat itu masih merajai pasar ponsel dunia. Lalu, iPhone terus meningkatkan kualitasnya dan pada akhirnya smartphone tersebut berhasil merebut hati konsumen.
iPhone memang sangat bagus pada saat itu, namun harganya sangat mahal sehingga belum dapat dijangkau bagi masyarakat menengah. Kemudian Samsung datang dengan ponsel Samsung Galaxy yang harganya murah dan dengan sistem operasi Android yang cukup menyerupai iPhone. Dengan cepat smartphone Samsung menguasai pangsa pasar dan semakin melemahkan Nokia.
Seandainya tidak ada persaingan dan Nokia menjadi satu-satunya ponsel yang digemari masyarakat, pasti perkembangan ponsel akan ‘itu-itu’ saja. Nah, dengan banyak pesaing, kita akan mendapati perkembangan teknologi ponsel yang semakin tidak terduga sebelumnya.
Nah, bagaimana dengan kita? Masyarakat Indonesia masih banyak yang menggunakan cara yang tidak sehat untuk bersaing dan sifat iri hatinya yang masih kental. Tak jarang ada kasus orang yang membunuh pesaingnya atau melakukan upaya untuk menjatuhkannya seperti dengan merampok, menghasut, dll. Ada juga orang yang telah mendominasi pasar tetapi tidak pernah mengembangkan produknya dan jarang berupaya untuk menguasai pasar internasional. Itulah yang membuat Indonesia kurang maju dalam sektor industri. Ayo kita tumbuhkan sikap kompetitif dan hindari sifat iri hati :)
Kini saya tengah bersaing dengan beberapa blog pendidikan, cinta, dan bahkan website sejenis Wikipedia! Namun saya tidak pernah membenci, menghujat, dan memusuhi pesaing saya. Saya adalah pembaca setia Wikipedia dan masih menggunakan blog lain untuk referensi artikel saya. Bahkan saya juga gemar menyunting artikel di Wikipedia karena Wikipedia itu milik kita semua

0 komentar:
Posting Komentar