Sabtu, 27 September 2014

MENAMBAH ARSIRAN

05.40

Menambahkan efek bayangan pada gambar bisa memberi kesan tiga dimensi, bercahaya, dan alami. Pensil sangat baik untuk mengarsir karena ketebalannya bisa di atur. Ketika kamu mengarsir, gunakan sisi mata pensil dan buatlah garis garis sejajar yang berdekatan. Jangan menekan terlalu keras jika ingin membuat arsiran terang. Untuk arsiran gelap, tekan agak keras dan ulangi arsiran beberapa kali.

MEMILIH PENSIL

Ada beberapa macam ketebalan pensil, yang biasanya ditunjukkan dengan huruf 'H' atau 'B' dan angka tertentu. H artinya hard atau keras dan B artinya black atau hitam.

TEKSTUR ARSIRAN

Kulit manusia biasanya terlihat halus. Untuk membuat arsiran halus, tekanlah pensil dengan perlahan. Untuk efek sangat halus, baurkan warna pensil dengan menggosoknya menggunakan ujung jari atau cotton bud. Namun, jangan dilakukan dengan berlebihan.

Tekstur rambut dan pakaian lebih kasar. Kamu bisa menggunakan titik-titik dan garis untuk menciptakan arsiran bertekstur ini.

Gunakan garis pendek untuk tekstur kasar, kulit, atau kain.
Gunakan garis bersilang untuk tekstur sulaman.
Gunakan titik-titik untuk kulit berbintik atau janggut.
Gunakan garis lengkung untuk rambut keriting atau kain berbulu.

PENSIL WARNA

Pensil warna juga sangat baik untuk membuat gambar dengan warna lembut. Kamu bisa menggunakannya untuk mewarnai gambar bertekstur dan halus.

MENGARSIR WARNA

Mengarsir dengan pensil warna hampir sama seperti mengarsir dengan pensil. Terang gelapnya warna tergantung pada tekanan yang diberikan pada pensil. Kamu juga bisa mencampurkan beberapa warna berbeda dengan mengarsir sebuah warna di atas warna lain. Beberapa pensil warna juga bisa dilarutkan dengan air dan menghasilkan efek seperti cat air.

Selamat mencoba :)

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2013 AULIA LAILY. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top