Joseph Priestley, seorang teolog Inggris dari abad ke-18, mengumumkan temuan yang ia juluki zat 'karet'. Seperti yang ada pada permen sayuran. Pada tahun 1770, Edward Nairne, insinyur Inggris, mengembangkan zat tersebut menjadi karet penghapus pertama dalam sebuah kompetisi penemuan. Penemuan karet penghapus Edward ditemukan secara tidak sengaja dan merupakan sebuah aplikasi praktis pertama yang sanggup menggosok keluar tanda pensil.
Namun, karet dalam bentuk mentah tersebut disempurnakan oleh penemu Charles Goodyear pada tahun 1839, lewat proses vulkanisasi, sebuah metode yang mengenyalkan karet dan membuatnya menjadi bahan yang tahan lama.



0 komentar:
Posting Komentar